Apa Itu Takoyaki
Takoyaki merupakan salah satu jajanan pinggir jalan yang paling terkenal di Jepang, atau bahkan di dunia. Takoyaki berasal dari dua kata, yaitu “tako” yang berarti gurita dan “yaki” yang berarti bakar. Jajanan ini berupa adonan tepung yang dibentuk bola berdiameter 3—4 cm kemudian diisi gurita dan dibakar. Permukaan takoyaki kemudian dioles dengan saus manis asin atau mayones dan ditaburi rumput laut kering atau katsuobushi (serutan cakalang kering). Pada umumnya, satu porsi takoyaki berisi enam sampai sepuluh buah dan dimakan dengan bantuan tusukan.
Takoyaki dipercaya berasal dari Osaka dan menjadi salah satu kekayaan kuliner khas Osaka. Anda dapat menemukan begitu banyak toko yang menjual takoyaki di kota ini. Untuk itu, bukan hal sulit untuk mencari takoyaki di Osaka.
Dotonbori merupakan tujuan utama turis yang melancong ke Osaka. Sebagai simbol kota Osaka yang juga menjadi pusat perbelanjaan, hiburan, dan makanan, ada banyak toko Takoyaki di sini. Anda dapat mengunjungi Takoya Dotonbori Kukuru. Tidak sulit untuk menemukan tempat ini. Carilah papan nama dengan pajangan gurita raksasa di gemerlapan papan-papan iklan dan lampu-lampu neon di Dotonbori. Pelanggan pada umumnya memesan “bikkuri takoyaki” atau takoyaki kejutan, yang berisi potongan gurita lebih besar dari biasanya.
Sedang bermain di Universal Studios Japan dan tiba-tiba ingin makan takoyaki? TAKOPA (Takoyaki Park) jawabannya. Terletak di Universal City Walk, Anda dapat merasakan enam toko takoyaki terbaik di Osaka di bawah satu atap. TAKOPA membuat Anda dapat merasakan kelezatan takoyaki dari toko Kougaryu yang terkenal dengan mayonesnya atau Juhachiban yang menggunakan susu dan udang sakura di adonan takoyakinya tanpa berpindah tempat. Efisien, hemat waktu, dan tentunya nikmat.
Sejarah

Takoyaki pertama kali dipopulerkan di Osaka , di mana seorang pedagang kaki lima bernama Tomekichi Endo dianggap sebagai penemunya pada tahun 1935. Pada awal abad ke-20, di Osaka, terdapat makanan ringan yang disebut choboyaki (ちょぼ焼き) dan radioyaki (ラジオ焼き atau ラヂオ焼き, rajioyaki ) yang berisi potongan daging sapi, konjac , atau bahan lainnya.Sementara itu, di Akashi di Prefektur Hyōgo , terdapat makanan ringan yang terbuat dari adonan kaya telur dan gurita, yang kemudian dinamai akashiyaki (明石焼き) .Endo menggabungkan keduanya dan mulai menjualnya dengan nama takoyaki. Makanan ini menyebar ke seluruh Osaka, dengan berbagai kios yang melakukan peningkatan, dan setelah Perang Pasifik , gaya makan takoyaki dengan saus dan mayones pun terbentuk. Toko takoyaki Endo, yang bernama Aizuya sesuai nama kota asalnya , masih ada hingga saat ini dan menyajikan takoyaki asli tanpa saus atau mayones. Saat ini, banyak toko menawarkan berbagai rasa takoyaki, termasuk yang diisi keju atau bumbu pedas.
Takoyaki awalnya populer di wilayah Kansai , dan kemudian menyebar ke wilayah Kantō dan daerah lain di Jepang. Takoyaki dikaitkan dengan warung makan yatai , dan terdapat banyak restoran khusus takoyaki yang sudah mapan, terutama di wilayah Kansai. Takoyaki sekarang dijual di gerai komersial, seperti supermarket dan minimarket 24 jam.
Takoyaki juga sangat populer dalam masakan Taiwan karena pengaruh historis budaya Jepang. Dalam beberapa tahun terakhir, takoyaki dapat dimakan dengan berbagai topping dan isian (seperti keju atau bacon ) karena jangkauan budayanya telah berkembang di bagian barat dunia. Makanan yang dikenal sebagai “bola gurita” ini dengan cepat menjadi populer di seluruh Jepang.